Dunia internet telah sangat jelas membuktikan memberikan banyak kemudahan dari sisi ruang, jarak dan waktu. Kemudahan inilah yang kemudian bukan saja dimanfaatkan untuk menjual produk bagi mereka yang telah memiliki produk atau jasa, tapi juga bagi mereka yang sama sekali belum memiliki produk atau jasa.

Mungkin salah satunya Anda, yang kini sedang bingung dan bertanya-tanya, mau jualan apa ya ?

Pertanyaan ini kerap muncul, dan selalu muncul Bahkan bagi orang yang sudah memiliki produk atau jasa dan berhasil menjual di internet, pertanyaan mereka adalah Mau jualan apa lagi ya ?

Artikel ini merupakan sharing dari berbagai pengalaman kami menjual sesuatu dimana apa yang kami jual bukanlah produk atau jasa kami sendiri, alias hanya jadi calo atau istilah kerennya mediator

Sebelum membaca Artikel ini, kami sarankan Anda membaca terlebih dahulu artikel ini “Memulai Pemasaran di Internet Bagi Yang Sudah Memiliki Produk

Sehingga ketika Anda sudah memiliki pengetahuan dasar di artikel tersebut, barulah Anda uji kemampuan itu dengan membantu menjual produk atau jasa dari teman atau kerabat Anda.

A. Modal Silaturahmi

Silaturahmi merupakan modal utama jika Anda ingin berjualan online tapi belum punya produk atau jasa.

Mungkin akan lebih menarik jika penjelasan ini diangkat dari kisah-kisah yang saya alami sendiri

A.1 Kisah Jualan Mobil

Suatu hari saat parkir mobil disebuah sekolah, mobil saya di selipkan sebuah brosur mobil daihatsu.

Karena kebetulan waktu itu saya ingin membeli mobil, maka pada malam hari, sayapun menghubungi sales yang tertera dibrosur tersebut.

Tidak lama kemudian,sales tersebut berkunjung kerumah dan menjelaskan tipe mobil yang saya inginkan.

Singkat cerita, terjadilah deal untuk pembelian sebuah mobil.

Setelah obrolan tentang pembelian mobil selesai, sebelum sales pulang saya tawarkan kerjasama. saya katakan apakah dia mau jika saya bantu jualkan mobil daihatsu itu secara online.

Lalu sales itu berkata “boleh pak” tapi dengan nada yang tidak serius, lalu sayapun tidak terlalu serius juga menangaapi jawabannya.

Namun ketika beberapa hari kemudian ia mengantarkan mobil baru kerumah saya, sales tersebut yang malah menagih janji, pak katanya mau bantu jualan mobil online ? begitu katanya.

Karena saat itu nadanya cukup serius, maka sayapun menanggapinya dengan serius, sampai akhirnya terjadilah kesepakatan bahwa setiap 1 (satu) unit mobil daihatsu yang terjual saya mendapatkan fee sebesar Rp. 500.000, ini terjadi di tahun 2009

Keesokan harinya, web untuk menjual mobil daihatsu secara onlinepun saya tayangkan.

Dibulan pertama terjual 1 unit, lalu bulan berikutnya 3 unit, lalu terus bertambah dibulan-bulan berikutnya hingga pernah menjual 25 unit dalam sebulan.

Karena penjualan melalui online dianggap berhasil oleh kawan-kawan sales itu, dibulan-bulan selanjutnya mulailah leasing meminta bantuan agar saya juga bisa membantu kawannya yang berada di delaer daihatsu lain.

Kemudian rekan-rekan mereka yang juga berada di dealer honda, toyota, suzuki juga meminta bantuan untuk dijualkan secara online.

Maka sejak saat itulah saya menjual mobil secara online dengan mereka daihatsu, honda, toyota, suzuki

Pengalaman itu semua tidak terlepas dari itikad baik dari silaturahmi dan terus menjaga hubungan, sehingga berbagai peluang dapat kita temukan setiap waktu.

A.2 Kisah Jadi Event Organizer Outbound

Suatu hari datanglah seorang customer kerumah saya untuk minta dibuatkan sebuah web agar dapat memasarkan lokasi outbound miliknya yang berada di daerah Bandung yang selama ini katanya sepi kunjungan atau belum optimal.

Dalam obrolan tersebut kami banyak berbincang tentang seluk beluk lokasi outbound dan kegiatan outbound.

Sampai akhirnya saya tertarik untuk membantu customer saya itu untuk ditawarkan secara online.

Terjadilah kesepakatan, kami jadi berpartner

Bulan pertama, saya langsung dapat customer yang tertarik melaksanakan kegiatan outbound di lokasi customer saya tersebut.

Padahal,

Saya sama sekali belum pernah mempresentasikan jasa event outbound

dan

Saat mengajak customer saya itu untuk menemani presentasi dia berhalangan, karena lokasinya memang di Bandung jadi mungkin cukup repot jika harus presentasi ke Jakarta

akhirnya, saya mempresentasikannya seorang diri.

Dan berhasil !

Saat pelaksanaan eventpun peserta outbound cukup puas dengan apa yang saya lakukan, karena saat itu sayapun membentuk tim khusus untuk menangani tamu-tamu tersebut layaknya event oprganizer profesional.

Bulan-bulan berikutnya, seorang teman yang bekerja sebagai direktur di Pulau Bidadari Jakarta saya datangi dan kita tawarkan kerjasama untuk menawarkan pulau bidadari sebagai salah satu tempat yang kita tawarkan di web, dan beliau sangat merespon.

Akhirnya Pulau Bidadaripun masuk sebagai salah satu lokasi yang kami tawarkan di web.

Tahun berikutnya, hampir semua pulau di kepulauan seribu kami ajukan kerjasama, dan beberapa tempat dan lokasi di Lembang, Puncak, Anyer, Tanjung Lesung dan hingga sekarang tidak kurang dari 40 lokasi outbound masuk kedalam database untuk saya tawarkan di web.

Pengalaman ini juga sarat dengan itikad baik silaturahmi, sehingga berbagai peluang dan kesempatan selalu terbuka lebar, kerjasamapun sangat mudah dilakukan

A.3 Kisah Jadi Travel Haji & Umroh

Bersambung ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *